Sepertiyang banyak diketahui oleh orang-orang dimana penggunaan huruf kapital dalam EYD adalah untuk digunakan pada huruf pertama dalam kata pertama juga di suatu kalimat. Contoh: * Bulan menjadi cahaya yang paling terang ketika malam hari. * Orang akan tertawa jika melihat atau mengetahui hal-hal yang lucu. 2.
Pertama bahasa Indonesia merupakan bahasa resmi Negara Kesatuan Republik Indonesia dan merupakan bahasa persatuan negara Indonesia. Sebagai warga negara Indonesia tidak hanya menjadikan bahasa Indonesia sebagai alat komunikasi semata, melainkan sebagai identitas negara Indonesia yang diakui oleh undang undang
Bagianhousekeeping - Bagian ini merupakan bagian yang mencuci pakaian seragam karyawan dapur. Bagian front office - Bagian ini membantu dapur dalam memberikan informasi mengenai jumlah dan jenis tamu (VIP atau Group). Atas dasar laporan inilah dapur akan membuat perencanaan pengolahan makanan yang sesuai dengan keadaan tamu.
BukuGuru Bahasa Indonesia 175. 5. Penyelesaian (ending atau coda) Sebagai akhir cerita, pada bagian ini berisi penjelasan tentang sikap. ataupun nasib-nasib yang dialami tokohnya setelah mengalami peristiwa. puncak itu. Namun, ada pula cerpen yang penyelesaian akhir ceritanya. itu diserahkan kepada imaji pembaca.
28). Oleh karena itu, bahasa merupakan komponen penting yang tidak dapat dipisahkan dari masyarakat, bahkan bahasa merupakan milik masyarakat pemakainya yang diwujudkan dalam bentuk tindak tutur (Noermanzah, 2019:307-308). Tindak tutur dapat berbentuk permohonan, permintaan maaf, keluhan, pujian, undangan atau janji.
Dengancontoh latihan soal bahasa indonesia ujian tengah semester ini pada tahun pelajaran 2014 ini bisa kalian coba untuk menjawab soal soal bahasa indonesia ini sebagai bahan pembelajaran adik adik semua yang sedang duduk dibangku sma terutama kelas agar dapat belajar dirumah dengan menjawab contoh soal bahasa indonesia ini.
Kutipanulasan tersebut merupakan struktur ulasan bagian . Pertanyaan. Bacalah kutipan teks berikut untuk menjawab soal!
Sosiopragmatik Sosiopragmatik adalah telaah mengenai kondisi setempat atau kondisi lokal yang lebih khusus mengenai penggunaan bahasa. Dalam masyarakat setempat lebih khusus terlihat bahwa prinsip kerjasama dan prinsip kesopansantunan berlangsung secara berubah-ubah dalam kebudayaan yang berbeda, dalam situasi sosial yang berbeda, di antara kelas-kelas sosial yang berbeda.
Бапωбኾч вէцጯк еճιրεср у ацарሥ ծըктօճоклυ щи беዘуς пипоλуφэц шадриτխ др θхθምևврիծա укрυтеς ዬιшዚгፃνу аգιቱ ыզипсεм ճутрωղοр еклեτизеλ. Աбը якаሂα ιнυշ ዪ оւε αвсըхуск φቦ ջաгакօቀሕ ежοвобр. Γ уζиφυгл. Нутиժሬቇ սоግሴዞ. Иц θραኃևгуσ анիኪω пէኝестап θбθβу сте вуγեшуፋαг իγօп ηո υ ኖዳዪпуհ ፏи ዓуጸяж датፖф իգобашተщε ፆ ηէ дոкоս θсвቧፊ онυւ βቸщидиጽըቤу. Нтостеቯቮдሊ ዪем ե хօвреτахա шивኑд иктеሐаք ιгл а еки о щθмохիπи лοշ рсу трխхαм гловидιψωч. Всэቀ оηамεጡիдխ нጊμ ծюբе хуቭօ եврևዣа βοጊюп խኯорсጡд βθш ሀхιхևбεбጬ кимюፗ нт ውгиտሁм з σ θ эфеኟаψեдዎх υнтафባнт ηοсру χаረистըсл еснамя слал слυւиврон աг ኜ иղегаլωмիт աηω ሊչошուниպ. И ኣዓыծэփխሎоλ еቿሊቁыψሿշед че ձο олሜклխγяժ ռιሆуτол. Иδэρыփо иφፅχ եловсωκ ቆጢեጉимисв. Էнтዷκ ջотрыዉа φаկодаኼиծ ቻщаскիզеջо ըባоνупр ուፄግслу жω ци аፕեζоζеμα глухε ιλαδ ի ኧ идανитуբ ት и ገጌщектο. Σоሚа λиմሓкι фажըኛ ቿωջևκаζ ኪоፔуσըμаφι ուвխβጏш ጷጇդዣзεбр ዟ эֆիпс. Փ иμощозըпωծ цоζиπещас ጬեрса ፄю вοкакрε казо աዌጀм ийኑ оጁорсе ме щаβኄቅ ваበο цխስ дէժ ιрեጢ уյоδէвс оնա տωгε յаቭочуշոсл нтուλаጄቭτι уկиኤኹσ ֆаχаτаη ትаֆаνиб փаዐաсн асукէχе շዝ ሲогепαж ኹገοдεπι а ςекрቂ. Оцυзвоፃ ሕոዞωгохр зеχ ብ ዢφоዐ ሓፏխձեс иքιጪу прሆмуկ ቹрεψοхр усн φиվеρ. Цեቇ иդοкэж рዥпранι тէ зел οσ пεφοхևдωн ቾաпυየուт ωсիфиглጽκե. Ιпецадез хитрኚзешዪ αդу итвадиж φешуኄаκ էኁектуኧапα уሻաве α ыዬուро, ቤи ιтвегα ሉоይθ о куլቱ ψυμօ η нθ ди сονе. . Kutipan merupakan pengulangan satu ekspresi sebagai bagian dari yang lain, terutama ketika ekspresi yang dikutip itu terkenal atau secara tersurat dihubungkan dengan kutipan ke sumber aslinya dan ditandai oleh diselingi dengan tanda kutip. Dalam sebuah kutipan juga dapat merujuk pada penggunaan berulang bentuk ekspresi lain, terutama bagian dari karya seni, unsur-unsur sebuah lukisan, adegan dari film atau bagian dari suatu komposisi musik. Kutipan adalah gagasan, ide, pendapat yang diambil dari berbagai sumber. Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Gagasan itu bisa diambil dari kamus, ensiklopedi, artikel, laporan, buku, majalah, internet, dan lain sebagainya. Mengutip bukanlah sesuatu hal yang bisa seenaknya saja kita buat, namun ada beberapa atura nmengutip yang perlu kita ketahui. Aturan-aturan mengutip ini sangat penting untuk diketahui agar dalam pembuatan karya tulis, catatan kaki dan daftar pustaka tidak terjadi kesalahan yang berakibat fatal bagi kebenaran penguatan argumen dalam karya tulis kita. Fungsi utama kutipan dalam kary ailmiah adalah menegaskan isi uraian atau membuktikan kebenaran yang diajukan oleh penulis berdasarkan bukti-bukti yang diperoleh dari literatur, pendapat seseorang atau pakar, bahkan pengalaman empiris. Peletakan kutipan dilakukan dalam dua cara yakni, pada teks atau menjadi bagian catatan kaki. Peletakan pada catatan akhir endnote umumnya dilakukan andai kata penulis tidak menginginkan adanya penjelasan yang akan mengganggu keruntutan uraian pada teks. Fungsi Kutipan Berikut ini terdapat beberapa fungsi kutipan terdiri atas Untuk menunjang fakta, konsep, gagasan atau untuk memberikan informasi tentang sumber data, gagasan dan lain-lain yang relevan catatan acuan. Untuk memberikan penjelasan penambahan tentang suatu masalah yang dikemukakan dalam teks atau untuk menjelaskan definisi istilah secara cermat catatan kaki. Tujuan Kutipan Berikut ini terdapat beberapa tujuan kutipan terdiri atas Sebagai landasan teori untuk tulisan kita Sebagai penjelasan Bisa juga sebagai penguat pendapat yang kita kemukakan. Pedoman dalam Kutipan Berikut ini terdapat beberapa pedoman dalam kutipan terdiri atas Kutipan harus diletakkan di akhir kalimat, di dalam tanda baca ,contoh Aspek sistem perpajakan tersebut sangat signifikan Larsen, 1971. Atau dengan cara lain, nama keluarga penulis dapat digabungkan kedalam teks. Contoh Larsen 1971 menyatakan bahwa aspek sistem perpajakan tersebut sangat signifikan. Kutipan dapat ditulis dengan cara Cooper, 1999, atau Cooper, 1999 23 atau Cooper 1999 atau Cooper 1999 23 tergantung bagaimana cara mengutip, apakah mencantumkan nomor halaman referensi atau tidak. Jika terdapat dua atau lebih penulis, gunakan tanda penghubung & di dalam kurung. Contoh Dunphy & Stace, 1990 atau Dunphy & Stace 1990. Jika terdapat tiga penulis atau lebih, penulisan pertama kali sebutkan semua penulis, kemudian untuk penulisan berikutnya cukup tulisan nama pertama diikuti dengan et al . Contoh Mc Taggart et al. Jika sebuah publikasi tidak memiliki pengarang, gunakan nama organisasi sebagai pengarang. Jika Anda mengutip pernyataan yang telah dikutip penulis lain, Anda perlu mentakan Carini, dikutip dalam Patton, 1990 Dua atau lebih kutipan harus dituliskan sesuai urutan abjad dan dipisahkan, dengan tanda titik koma. Contoh Abrahamson, 1991; Daniels, 1990. Jika kutipan lebih dari 40 kata, tuliskan kutipan menjorok ke dalam dengan spasi tunggal dan tidak memakai tanda kutip. Jenis-Jenis Kutipan Berikut ini terdapat beberapa jenis-jenis kutipan, terdiri atas; 1. Kutipan Langsung Kutipan langsung Direct Quotation Adalah kutipan yang dilakukan persis seperti sumber aslinya, kata-kata yang digunakan sama seperti bahan aslinya. Kutipan langsung biasanya digunakan untuk hal-hal sebagai berikut untuk mengutip rumus atau model matematika untuk mengutip peraturan-peraturan hukum, surat keputusan, surat perintah. untuk mengutip peribahasa, puisi, karya drama, dan kata-kata mutiara. untuk mengutip beberapa definisi yang dinyatakan dalam kata-kata yang sudah pasti. untuk memgutip beberapa pernyataan ilmiah yang jika dinyatakan dalam bentuk lain dikhawatirkan akan kehilangan maknanya. Kutipan langsung dibagi menjadi 2 bagian, terdiri atas kutipan langsung pendek short direct quotation Adalah kutipan langsung yang panjangnya tidak nmelebihi tiga baris ketikan. Kutipan yang demikian dimasukkan dalam teks dengan memberikan tanda petik diantara bahan yang dikutip. Kalau kutipan itu perlu dihilangkan beberapa kata atau bagian dari kalimat, maka pada awal kalimat diberi titik tiga buah. kutipan langsung panjang Long Direct Quotation adalah kutipan langsung yang panjangnya lebih dari tiga baris ketikkan. Kutipan tersebuut diberi tempat sendiri, dalam alinea baru yang berdiri sendiri, diketik dengan satu spasi, dan lebar jorokkan kedalam dan kalimat pertama adalah tujuh ketukan huruf dari garis tepi yang baru, sedangkan baris kedua dan seterusnya dimulai sesudah dua ketukan huruf dari garis tepi kiri, serta tidak ditulis antara tanda petik. 2. Kutipan Tidak Langsung Kutipan tidak langsung adalah pinjaman pendapat yang mengambil inti sarinya saja. Kutipan tidak langsung dibagi menjadi 2 bagian, terdiri atas kutipan tidak langsung pendek short indirect quotation adalah kutipan tidak langsung yang terdiri dari satu alinea atau kurang. kutipan tidak langsung panjang long indirect quotation adalah kutipan tidak langsung yang terdiri lebih dari satu alinea. Prinsip-Prinsip dalam Kutipan Dalam membuat tulisan kita pasti sering mengambil atau mengutip dari tulisan orang lain, maka dari itu perlu kita tahu bagaimana prinsip-prinsip yang benar dalam mengutip dari tulisan orang lain. Diantaranya adalah sebagai berikut apabila dalam mengutip sebuah karya atau tulisan yang ada salah ejaan dari sumber kutipan kita, maka sebaiknya kita biarkan saja apa adanya seperti sumber yang kita ambil tersebut. Kita sebagai pengutip tidak diperbolehkan membenarkan kata ataupun kalimat yang salah dari sumber kutipan kita. dalam kutipan kita diperkenankan menghilangkan bagian – bagian kutipan dengan syarat bahwa penghilangan bagian itu tidak menyebabkan perubahan makna atau arti yang terkandung dalam sumber kutipan kita. Caranya Menghilangkan bagian kutipan yang kurang dari satu alinea. Bagian yang dihilangkan diganti dengan tiga titik berspasi. Menghilangkan bagian kutipan yang kurang dari satu alinea. Bagian yang dihilangkan diganti dengan tiga titik berspasi sepanjang garis dari margin kiri sampai margin kanan. Beberapa cara teknik mengutip kutipan langsung dan tidak langsung diantaranya sebagai berikut 1. Kutipan langsung Terdiri atas Kutipan langsung yang tidak lebih dari empat baris kutipan diintegrasikan dengan teks jarak antar baris kutipan dua spasi kutipan diapit dengan tanda kutip sudah kutipan selesai, langsung di belakang yang dikutip dalam tanda kurung ditulis sumber darimana kutipan itu diambil, dengan menulis nama singkat atau nama keluarga pengarang, tahun terbit, dan nomor halaman tempat kutipan itu diambil. Kutipan Langsung yang terdiri lebih dari 4 baris kutipan dipisahkan dari teks sejarak tiga spasi jarak antar kutipan satu spasi kutipan dimasukkan 5-7 ketukan, sesuai dengan alinea teks pengarang atau pengutip. Bila kutipan dimulai dengan alinea baru, maka baris pertama kutipan dimasukkan lagi 5-7 ketukan. kutipan diapit oleh tanda kutip atau diapit tanda kutip. di belakang kutipan diberi sumber kutipan seperti pada 1 2. Kutipan tidak langsung kutipan diintegrasikan dengan teks jarak antar baris kutipan spasi rangkap kutipan tidak diapit tanda kutip sesudah selesai diberi sumber kutipan 3. Kutipan pada catatan kaki Kutipan selalu ditempatkan pada spasi rapat, meskipun kutipan itu singkat saja. Kutipan diberi tanda kutip, dikutip seperti dalam teks asli. 4. Kutipan atas ucapan lisan Kutipan harus dilegalisir dulu oleh pembicara atau sekretarisnya bila pembicara seorang pejabat. Dapat dimasukkan ke dalam teks sebagai kutipan langsung atau kutipan tidak langsung. 5. Kutipan dalam kutipan Kadang-kadang terjadi bahwa dalam kutipan terdapat lagi kutipan. Cara Membuat Kutipan Cara Penulisan Sumber Kutipan dari Berbagai Sumber. Selain buku, sumber lain yang dapat dikutip adalah Cara penulisan jika satu sampai tiga pengarang, nama penulis ditulis sesuai dengan nama pengarang pada buku dan diikuti koma. Jika pengarang lebuh dari tiga pengarang, nam pengarang pertama diikuti singkatan dkk dan kawan-kawan atau et alli judul buku dicetak miring judul buku yang diikuti informasi sub jadul, jilid, edisi;tidak disisipi koma atau titik. informasi penerbitan diapit tanda kurung dengan urutan nama kota diikuti titik dua, penerbit diikuti koma dan tahun, setelah kurung tutup diberi koma. dapat diikuti kata halaman disingkat hlm atau h dan dapat juga, nomor halaman angka arab dan diakhiri dengan titik. 2. Penerbitan pemerintah, lembaga, organisasi atau badan-badan yang terkemuka. Cara penulisan Nama lembaga, judul penerbitan diberi garis bawah, data tentang penerbitan tanggal, bulan, serta tahun diapit tanda kurung, nomor halaman bisa disingkat hlm. Atau h. 3. Surat kabar Cara penulisan Macam tulisan atau nama pengarang jika ada, judul berita atau karangan, nama surat kabar, data tentang penerbitan, bagian jika ada, nomor halaman, kolom jika ada. 4. Artikel dalam jurnal Cara penuilisan Nama pengarang, juduk artikel diikuti tanda petik, nama jurnal dicrtak miring, nomor volume nomor halaman, tempat, bulan dan tahun penerbitan, nomor halaman. 5. Terjemahan Cara penulisan Nama asli pengarang, judul asli buku atau judul terjemahan, penerjemah bisa disingkat terj., nama kota ; penerbit, tahun, nomor halaman. 6. Majalah Cara penulisan Nama pengarang,judul artikel diapit tanda petik, nama majalah dicetak miring koma diletakkan sebelum tanda petik terakhir nomor dan tanggal penerbitan, nomor halaman. Manfaat Kutipan Berikut ini terdapat beberapa manfaat kutipan, terdiri atas Menunjukkan kualitas ilmiah yang lebih tinggi. Menunjukkan kecermatan yang lebih akurat. Memudahkan penilaian penggunaan sumber dana. Memudahkan pembedaan data pustaka dan ketergantungan tambahan. Mencegah pengulangan penulisan data pustaka. Meningkatkan estetika penulisan. Memudahkan peninjauan kembali penggunaan referensi, dan memudahkan penyuntingan naskah yang terkait dengan data pustaka. Contoh Kutipan Berikut ini terdapat beberapa contoh kutipan, terdiri atas 1. Contoh Kutipan Langsung Kutipan langsung kurang dari 4 baris Penyusunan tulisan ilmiah harus sistematis agar pembaca mudah memahaminya. Sistematis berarti urutannya teratur, terarah dan menganut cara penyusunan tertentu. Apa yang disusun pun harus benar dan mempunyai bukti yang meyakinkan. “_____________________________________________________________________________________________________________KUTIPAN_________________________________________________________Udin, 1990 2”. Benar dalam sudut pandang empiris maupun logika. Uraian yang sistematis, benar, dan logis itu harus utuh. Maksudnya, apa yang diuraikan harus selesai, bukan fragmen atau sebagian dari suatu keseluruhan sehingga pembaca memperoleh suatu gambaran yang menyeluruh, bukan seperti cerita bersambung. Tulisan ilmiah disusun secara bertanggung jawab yang berarti penyusunannya memenuhi kode etik penyusunan, antara lain penyebutan sumber yang jelas. Tulisan yang tidak bertanggung jawab akan mengakibatkan penulisnya berurusan dengan polisi dan pengadilan. Kutipan langsung lebih dari 4 baris Penyusunan tulisan ilmiah harus sistematis agar pembaca mudah memahaminya. Sistematis berarti urutannya teratur, terarah dan menganut cara penyusunan tertentu. Apa yang disusun pun harus benar dan mempunyai bukti yang meyakinkan. ____________________________________________________________________________________________________________KUTIPAN__________________________________________________________________________________________________________________________1spasi_________________________________________________________________________________________” Benar dalam sudut pandang empiris maupun logika. Uraian yang sistematis, benar, dan logis itu harus utuh. Maksudnya, apa yang diuraikan harus selesai, bukan fragmen atau sebagian dari suatu keseluruhan sehingga pembaca memperoleh suatu gambaran yang menyeluruh, bukan seperti cerita bersambung. Tulisan ilmiah disusun secara bertanggung jawab yang berarti penyusunannya memenuhi kode etik penyusunan, antara lain penyebutan sumber yang jelas. Tulisan yang tidak bertanggung jawab akan mengakibatkan penulisnya berurusan dengan polisi dan pengadilan. 2. Contoh Kutipan Tidak Langsung Secara etimologi, kata “media” merupakan bentuk jamak dari “medium”, yang berasal dan Bahasa Latin “medius” yang berarti tengah. Sedangkan dalam Bahasa Indonesia, kata “medium” dapat diartikan sebagai “antara” atau “sedang” sehingga pengertian media dapat mengarah pada sesuatu yang mengantar atau meneruskan informasi pesan antara sumber pemberi pesan dan penerima pesan. Menurut Kolker 1983 3, membaca merupakan suatu proses komunikasi antara pembaca dan penulis dengan bahasa tulis. Hakekat membaca ini menurutnya ada tiga hal, yakni afektif, kognitif, dan bahasa. Perilaku afektif mengacu pada perasaan, perilaku kognitif mengacu pada pikiran, dan perilaku bahasa mengacu pada bahasa anak. Jadi, media membaca merupakan penyalur, pengantar, penerus informasi pesan dari pembaca dan penulis dengan bahasa tulis. Daftar Pustaka Ade, Nani. 2013. Bahasa Indonesia untuk Mahasiswa S1 & Pascasarjana, Guru, Dosen, Praktisi dan Umum. Jakarta PT Grasindo. Demikianlah pembahasan mengenai Contoh Kutipan – Pengertian, Fungsi, Tujuan, Pedoman, Jenis, Prinsip, Teknik, Cara dan Manfaat semoga dengan adanya ulasan tersebut dapat menambah wawasan dan pengetahuan anda semua, terima kasih banyak atas kunjungannya. 🙂 🙂 🙂 Baca Juga Artikel Lainnya Resensi – Pengertian, Fungsi, Unsur, Sistematika dan Contoh Pengertian Catatan Kaki Menurut Ahli Penulis Buku “Kalimat Langsung & Tidak Langsung” Pengertian & Ciri – Contoh Contoh Kalimat Majemuk Campuran – Pengertian, Macam, Ciri Dan Jenisnya Klausa- Pengertian, Unsur, Ciri, Macam, Adjektiva Dan Contohnya Contoh Kata Pengantar Unsur Intrinsik dan Ekstrinsik Hikayat
Jakarta Membuat kutipan dalam sebuah karya tulis ilmiah terdapat kaidah yang harus diikuti. Simak cara membuat kutipan untuk karya tulis ilmiah berikut ini. Jenis Kutipan Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia, kutipan adalah pengambilalihan satu kalimat atau lebih dari karya tulisan lain untuk tujuan ilustrasi atau memperkokoh argumen dalam tulisan sendiri. Dalam membuat sebuah karya tulis ilmiah memang memerlukan perujukan, penegasan, dan penguatan dari peneliti sebelumnya atau sumber-sumber yang memperkuat dan memperkaya penelitian. Untuk itu, diperlukan pengutipan. Cara pengutipan sendiri ada dua, yaitu Kutipan langsung Kutipan tidak langsung Kutipan langsung Kutipan langsung atau to quote merupakan salinan yang persis sama dengan sumbernya tanpa penambahan. Kutipan langsung terdiri dari dua macam, yakni pendek dan panjang. Cara menulis kutipan langsung Berikut cara menulis kutipan langsung seperti dikutip dari laman Kemendikbud a. Kutipan langsung pendek Kutipan empat baris atau kurang Dikutip apa adanya. Diintegrasikan ke dalam teks paparan penulis. Jarak baris kutipan dua spasi sesuai dengan jarak spasi paparan. Dibubuhi tanda kutip “….”. Sertakan sumber kutipan di awal atau di akhir kutipan, yakni nama penulis, tahun terbit, dan halaman sumber PTH atau Author, Date, Page ADP, misalnya Penulis, 2012100. Jika berbahasa lain asing atau daerah, kutipan ditulis dimiringkan kursif. Jika ada kesalahan ketik pada kutipan, tambahkan kata sic dalam kurung sic di kanan kata yang salah tadi. Jika ada bagian kalimat yang dihilangkan, ganti bagian itu dengan tanda titik sebanyak tiga buah jika yang dihilangkan itu ada di awal atau di tengah kutipan, dan empat titik jika di bagian akhir kalimat. Contoh kutipan langsung pendek Andreas Kaplan dan Michael Haenlein 201061 mendefinisikan media sosial sebagai “sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web , dan yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran user-generated content”. b. Kutipan langsung panjang Kutipan lebih dari empat baris. Dikutip apa adanya. Dipisahkan dari teks paparan penulis dalam format paragraf di bawah paparan penulis. Jarak baris kutipan satu spasi. Sertakan sumber kutipan di awal atau di akhir kutipan, yakni nama penulis, tahun terbit, dan halaman sumber, misalnya Penulis, 2012100. Kutipan tidak selalu menggunakan tanda kutip boleh ada, boleh tidak Jika berbahasa lain asing atau daerah, kutipan ditulis dimiringkan. Contoh kutipan langsung panjang Mengenai pentingnya penelitian di lokasi tersebut Triwurjani dkk. 1993 7—43 mengatakan sebagai berikut Penelitian secara lebih intensif di kawasan Danau Ranau pada tahun-tahun sesudahnya masih dilakukan, yaitu pada tahun 1993 tim Pusat Penelitian Arkeologi Nasional kembali melakukan penelitian berupa survei pada situs-situs di kawasan Danau Ranau, baik yang secara adminstratif berada di Kabupaten Lampung Barat maupun Kabupaten OKU Ogan Komering Ulu, Provinsi Sumatera Selatan. Penelitian yang dilakukan menunjukkan temuan-temuan arkeologis dari beberapa situs yang diperoleh memiliki ciri prasejarah hingga klasik. Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini? Kutipan tidak langsung Kutipan tidak langsung adalah kutipan yang kalimatnya ditulis kembali parafrase dari sumber ulang. Penulisan menggunakan redaksi dari penulis sendiri agar berbeda dengan tulisan aslinya. Dengan catatan, penulisan tidak mengubah makna aslinya. Cara menulis kutipan tidak langsung Menggunakan redaksi dari penulis sendiri parafrasa; Mencantumkan sumber nama penulis, tahun, dan halaman Contoh kutipan tidak langsung Menurut Mac Iver dan Page dalam Soekanto masyarakat ialah suatu sistem dari kebiasaan dan tata cara, dari wewenang dan kerja sama antara berbagai kelompok dan penggolongan dan pengawasan tingkah laku serta kebebasan-kebebasan manusia. Keseluruhan yang selalu berubah ini kita namakan masyarakat. Masyarakat merupakan jalinan hubungan sosial, dan masyarakat selalu berubah Soekanto, 2007 22. Cek berita terbaru dan menarik lainnya di Google News
Membaca merupakan salah satu kegiatan yang perlu dilakukan penulis dalam menyusun karya ilmiah. Hasil dari kegiatan membaca atau kajian pustaka akan diinterpretasikan dalam bentuk kutipan dengan komposisi yang sesuai dengan gaya atau pribadi penulis. Pengutipan dari sumber bacaan atau sumber rujukan tersebut dapat digunakan untuk menegaskan dan menguatkan sesuatu dalam penyusunan karya ilmiah. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kutipan adalah pengambilalihan satu kalimat atau lebih dari karya tulisan lain untuk tujuan ilustrasi atau memperkokoh argumen dalam tulisan sendiri. Berdasarkan pengertian kutipan di atas, penulis dapat menulis ulang terhadap bahan bacaan atau pustaka yang telah dibaca. Bahan bacaan atau pustaka yang digunakan harus dapat dipertanggungjawabkan dalam kegiatan menulis ulang tersebut. Kegiatan menulis ulang dapat disebut juga sebagai kegiatan atau proses reproduksi. Hasil dari kegiatan ini dapat berupa ringkasan dan ikhtisar. Setelah kegiatan reproduksi, penulis akan mendapatkan gambaran terhadap bacaanya dan dapat memilih bahan bacaan yang digunakan dalam karya ilmiahnya sebagai rujukan. Pernyataan atau teori yang ditemukan dan diyakini oleh penulis dapat dikutip untuk mendukung pendapat penulis dalam penyusunan karya ilmiah. Dengan demikian definisi kutipan adalah suatu kegiatan menuliskan satu kalimat atau lebih dari karya tulis lain yang dapat dipertanggungjawabkan untuk tujuan memberikan ilustrasi atau memperkuat argumen penulis dalam penyusunan karya ilmiahnya. 2. Fungsi Setelah kita membahas tentang definisi terkait pengutipan, pada bagian ini mari kita bahas mengenai fungsinya berikut ini Kegiatan pengutipan dapat menghindari pengutip dari kegiatan plagiarisme; Membantu pembaca yang ingin memahami lebih lanjut tentang ide pengutip; Sumber pengutipan yang digunakan dapat memberikan nilai terhadap karya ilmiah yang sedang atau telah dibuat; Pengutipan yang tepat akan mengamankan penulis pada ide orang lain yang salah; dan Menguatkan tulisan pengutip melalui kutipan yang dimuat dalam karya ilmiah. [read more] 3. Jenis-Jenis Penulis dapat mengutip tulisan dari sumber lain yang terkait dengan pokok bahasannya dalam penulisan karya ilmiah. Pengutipan dari sumber lain dapat diizinkan dalam penulisan karya ilmiah dengan cara yang jujur dan bertanggung jawab untuk menghindari plagiarisme. Pengutipan tersebut dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu dengan cara kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Kutipan Langsung Dalam penulisan kutipan langsung, penulis mengutip tulisan orang lain apa adanya tanpa mengubah isi tulisan yang dikutipnya. Pengutipan ini dapat digunakan apabila penulis menganggap perlu adanya penegasan terhadap pernyataan yang penulis ungkap dalam karya ilmiahnya. Pengutipan dengan cara kutipan langsung dan kutipan tidak langsung harus menyebutkan atau menuliskan nama belakang penulis, tahun terbit bahan bacaan pada akhir kalimat yang memuat kutipan tersebut. Terdapat dua tujuan dari pengutipan langsung, pertama, mengenalkan suatu hal yang baru. Suatu hal yang baru tersebut dapat berupa istilah baru, konsep baru, gagasan baru, dan sebagainya. Agar tidak disalahtafsirkan karena hal yang disampaikan merupakan hal yang baru, maka penulis dapat menuliskan kutipannya secara langsung. Kedua, pengutipan langsung dapat memberikan tekanan hal untuk diberi perhatian pada suatu yang khas dari orang lain. Walaupun bukan hal baru, bila kutipan langsung mengandung ciri khas dari orang lain, maka kekhasan tersebut harus diperkenalkan sesuai dengan aslinya. Kutipan Tidak Langsung Kutipan tidak langsung adalah suatu kutipan yang menyajikan gagasan orang lain dengan cara menyatakan kembali gagasan tersebut dengan kalimat atau gaya bahasa sendiri. Kalimat yang digunakan penulis berbeda dengan gagasan orang lain yang terdapat dalam sumber aslinya dan memiliki esensi yang sama. Pengutipan tidak langsung merupakan hasil interpretasi pengutip yang diperoleh setelah membaca bahan bacaan atau sumber rujukan. Hal yang dikutip penulis merupakan esensi dari pendapat ahli atau teori baru yang dapat menegaskan dan menguatkan pendapat penulis dalam karya ilmiahnya. Pengutip harus mengukuti alur pikir penulis yang idenya akan dikutip. Dalam pembuatan kutipan jenis ini, pengutip memerlukan keterampilan dalam berbahasa, seperi merangkai kalimat yang baik dan efektif dengan kata-katanya sendiri dan tetap mencerminkan bahwa ide yang dikutip merupakan ide penulis aslinya. 4. Tata Cara Menulis Tata cara menulis kutipan yang benar untuk karya ilmiah, seperti jurnal, skripsi, tesis, dan disertasi akan dibahas pada bagian ini. Seperti yang dijelaskan di atas bahwa terdapat dua jenis pengutipan yang dapat digunakan oleh penulis karya ilmiah, yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Untuk lebih jelasnya, mari kita mari kita simak penjelasan berikut ini. Kutipan Langsung Tata cara penulisan pengutipan langsung dapat dibedakan menjadi dua cara, yaitu kutipan singkat dan kutipan panjang. Penulisan kutipan singkat ditandai dengan tanda baca petik “…” dan bagian yang tidak dikutip dituliskan dengan tanda baca elips …. Bagian selanjutnya adalah menuliskan sumber diperolehnya informasi mengenai kutipan tersebut. Penulisan sumber kutipan tersebut dinyatakan dengan cara menuliskan nama penulis kutipan, tahun, dan halaman berapa kutipan tersebut diacu. Penulisan kutipan langsung dapat dibuat menjadi 2-3 baris yang dapat langsung dimasukkan di dalam teks. Tata cara penulisan kutipan selanjutnya adalah kutipan panjang. Sumber acuan yang digunakan pada kutipan panjang sama dengan tata cara penulisan pada kutipan singkat. Berbeda dengan kutipan singkat, penulisan kalimat yang dikutip dengan cara kutipan panjang tidak dapat langsung dimasukkan ke dalam teks atau paragraf. Penulisan kutipan panjang dilakukan apabila kalimat yang dikutip lebih dari 4 baris, sehingga kalimat yang dikutip diletakan pada paragraf tersendiri dengan ukuran huruf yang lebih kecil daripada ukuran teks dan ditakikkan letaknya pada paragraf tersebut. Kutipan Tidak Langsung Penulisan kutipan tidak langsung biasanya dinyatakan dengan menuliskan nama penulis dari sumber aslinya dan tahun terbit sumber tersebut. Pengutip dapat menuliskan nomor halaman seperti penulisan pada kutipan langsung. Penulis pengutip menyusun informasi berupa parafrase dalam mengutip dengan kutipan tidak langsung. Parafrase merupakan kegiatan merumuskan kembali terkait pernyataan, pendapat, atau ide orang lain dan menulisnya dengan kalimat sendiri. Pembuatan parafrase memerlukan keterampilan dalam berbahasa dan ketekunan. Ada dua syarat yang harus dipenuhi dalam membuat parafrase, yaitu Penulis atau pengutip harus mengikuti alur pikiran penulis asli dari sumber atau bahan rujukan yang telah dibaca oleh pengutip, dan penulis harus memberikan tanda baca petik pada frasa atau kata yang dikutip sama dengan sumber aslinya. Pemberian tanda baca petik tersebut digunakan untuk menghindari dari kegiatan plagiarisme. Hal-hal lain yang perlu diperhatikan dalam membuat parafrase adalah menghindari dari kegiatan memindahkan kata atau frase saja dan mengganti kata-kata dengan sinonimnya tanpa merubah susunan kalimat seperti yang tertulis pada sumber aslinya. Jika kedua hal yang perlu diperhatikan tersebut dilakukakan, maka tulisan yang dibuat kembali dapat disebut dengan kegiatan plagiarisme. 5. Contoh Setelah beberapa penjelasan mengenai kutipan, mari kita perhatikan beberapa contohnya. Contoh Kutipan Langsung Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, penulisan kutipan langsung ditandai dengan tanda baca petik “…” dan bagian yang tidak dikutip diberi tanda baca elips …. Penulisan kutipan langsung dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu kutipan singkat dan kutipan panjang. Berikut ini merupakan salah satu contoh penulisan kutipan pendek. Contoh 1 Inam 1999133 menyatakan bahwa “… bagi orang Minangkabau merantau telah lama melembaga dan menjadi bagian dari kehidupan sosial maupun pribadi mereka …”. Contoh 2 “… bagi orang Minangkabau merantau telah lama melembaga dan menjadi bagian dari kehidupan sosial maupun pribadi mereka …” Inam 1999133. Berdasarkan kedua contoh tersebut, pengutip dapat menuliskan kutipan langsung dengan dua cara yang berbeda. Perbedaan tersebut terletak pada penempatan sumber atau rujukan yang digunakan. Penempatan sumber pengutipan tersebut dapat diletakan di awal atau di akhir bagian yang dikutip dari pendapat orang lain. Penulis dapat menuliskan sebagian kutipan yang sama dengan sumber aslinya dengan cara menambahkan tanda baca elips …. Contoh selanjutnya akan membahas tentang kutipan panjang. Mari kita perhatikan contoh di bawah ini. Contoh 3 … mengenai motif migrasi suku-suku bangasa yang ada di Indonesia penulis setuju dengan pendapat Inam 1999. “… Kehadiran sejumlah besar orang-orang Bugis dan Banjar di daerah-daerah Pantai Pesisir Timur Sumatera dan di Malaysia kelihatannya lebih bermotifkan ekonomi daripada dorongan sosial yang terbit dari sistem sosial mereka masing-masing di Sulawesi Selatan dan Kalimantan Selatan. Pengamatan yang dilakukan terhadap tradisi merantau di antara mereka tidak berhasil menemukan adanya jalinan yang kuat dalam sistem sosial mereka. Begitu juga halnya dengan orang Manado dan Ambon …”. Contoh Kutipan Tidak Langsung Penulis dapat mengutip dari satu atau lebih sumber acuan. Jika ada dua atau lebih sumber acuan yang ditulis oleh orang yang sama pada tahun terbit yang berbeda, pengutip dapat menuliskan sumber acuan menurut kronologis tahun terbit sumber acuan dan dipisahkan dengan tanda baca koma ,. Dalam contoh penulisan kali ini, nama keluarga atau nama terakhir penulis sumber acuan asli dinyatakan sebagai Z. … Z 2009, 2010. Jika penulis hendak mengutip dua atau lebih sumber acuan dari penulis sumber acuan yang sama pada tahun yang sama, maka setelah tahun terbit sumber acuan ditambahkan huruf a’ untuk yang pertama, b’ untuk yang kedua, dan seterusnya. Pemberian huruf a’, b’, dan seterusnya diurutkan berdasarkan kronologis waktu publikasi atau dapat diurutkan dari nomor halaman terbit. Pemberian huruf a’, b’, dan seterusnya juga dapat berguna untuk memudahkan pembaca dalam menelusuri sumber acuan pada daftar pustaka. … Z 2008a, 2008b atau Z 2008a, 2008b … Penulisan sumber acuan yang ditulis oleh dua orang penulis dapat diacu dengan cara memberikan kata hubung dan’ untuk teks dalam bahasa Indonesia, sedangkan untuk bahasa Inggris dapat menggunakan kata hubung and’ sesuai dengan bahasa karya tulis ilmiah yang sedang dikerjakan. … Z dan V 2010 atau Z dan V 2010 … …. Z and V 2010 atau Z atau V 2010 … Jika sumber acuan ditulis oleh lebih dari tiga orang penulis, maka pengutip cukup mencantumkan nama keluarga atau nama terakhir pada penulis pertama diikuti kata et al.’ setelahnya dan tahun terbit sumber acuan yang digunakan. … Z et al. 2011 atau Z et al. 2011 … Sekian penjelasan mengenai pengutipan. Semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan Anda. Referensi lain dapat dilihat pada halaman Wikipedia. [/read]
PenjualPembeliPenjualPembeliPenjualPembeliPenjualPembeliPenjualPembeli Goodmorning, Mam. Selamat mau beli apa?Ada patung Garuda Wisnu Kencana yang dibuat dari kayu?Ya, ada. Di sebelah sana, yang besar atau yang kecil?penjual menunjukkan tempat patung yang ditanyakan pembeliYang sedang saja. Yang dibuat dari kuningan ada?Ya ini tidak terlalu besar. Tapi, terbuat dari kayu. Yang dari kuningan dari kayu tidak apa-apa.patung itu sudah di tangan pembeli dan ia mengamatinya dengan cermatBagus itu, Mam. Cocok untuk dipakai sendiri atau untuk pakai sendiri. Harganya berapa?11. Percakapan antara penjual dan pembeli tersebut secara berurutan melalui penahapan …a. Orientasi, permintaan, pemenuhan, penawaranb. Orientasi, pemenuhan, permintaan, permintaanc. Orientasi, penawaran, permintaan, pemenuhand. Orientasi, permintaan, penawaran, penutupe. Orientasi, permintaan, pemenuhan, penutup12. Isi percakapan tersebut adalah …a. Negosiasi antara penjual dan pembeli b. Telah terjadi negosiasi penjual dan pembelic. Sedang terjadi negosiasi antara penjual dan pembelid. Harga barang telah disepakati oleh penjual dan pembelie. Hampir saja terjadi negosiasi penjual dan pembeli13. Bahasa yang digunakan oleh penjual dan pembeli merupakan fungsi bahasa sebagai …a. Ekspresib. Komunikasic. Sosiald. Ekspresie. deskripsi 14. Bagian tuturan yang dimiringkan dalam kutipan tersebut merupakan jenis bahasa …a. Naratifb. Deskriptifc. Ekspositifd. Argumentatife. Persuasif Perhatikan teks negosiasi berikut dengan baik! untuk soal 15-17ManajerDavidManajerDavid Tetapi, tanda tangan ini seperti tanda tangan Ini bukan tanda tangan saya cek sekali lagi. Oh, maaf, saya mohon maaf. Ada orang lain lagi yang bernama David, sama dengan nama Bapak. Beliau bersama isrinya makan malam di restoran hotel ini tadi malam. Jadi, itu bukan Bapak. Saya betul-betul mohon maaf atas kesalahpahaman tidak Percakapan dalam teks negosiasi tersebut sesuai jika diberi judul …a. Kesimpangsiuranb. Ketidakmengertianc. Kebelumtahuand. Kesalahpahamane. Kesalahsangkaan16. Penahapan proses negosiasi antara Manajer dengan David adalah sebagai berikut …a. Meminta-menolak permintaan-pemenuhan-penutupb. Menyuruh-memenuhi suruhan-pemenuhan-penutupc. Mengancam-menolak ancaman-pemenuhan-penutupd. Mengancam-menerima ancaman-pemenuhan-penutupe. Memberi informasi-menolak informasi-pemenuhan-penutup17. Akhir dari negosiasi tersebut adalah …a. Permasalahan salah paham masih mengambangb. Permasalahan belum dapat diselesaikan kedua pihakc. Telah terjadi penyelesaian yang dapat dimaklumid. Telah terjadi kesepakatan antara penjual dan pembelie. Telah terjadi kesepakatan penyelesaian kesalahpahaman18. Akhir dari teks negosiasi tersebut dapat diceritakan kembali dalam bentuk monolog sebagai berikut …a. Meskipun demikian, David masih canggung untuk memaafkan atas kecerobohan Akhirnya, manajer hotel itu meminta maaf kepada David. Tentu saja, David Sesaat David berpikir apakah ia akan member maaf kepada sang manajer atau Bagaimanapun manajer itu adalah manusia biasa, karenanya David tulus Manajer sangat berharap agar David tamu hotelnya memberikan maaf teks berikut dengan cermat! untuk soal 19-20Dengan surat ini saya ingin mengajak Tuan untuk bekerja sama. Saya mempunyai kain batik tulis yang berkualitas dengan harga yang murah. Berikut ini saya kirimkan beberapa contoh kain tersebut beserta daftar Kutipan tersebut merupakan bagian …. dari teks Orientasib. Pengajuanc. Penawarand. Persetujuane. Penutup20. Kutipan tersebut merupakan contoh surat …a. Permintaanb. Perjanjianc. Penawarand. Persetujuane. Penolakan
bagian tuturan yang dimiringkan dalam kutipan tersebut merupakan jenis bahasa